-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mentan Tetapkan NTB Sentra Bawang Putih, Mahasiswa KKN Siap Kawal Implementasi di Sembalun

Senin, 09 Februari 2026 | Februari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-09T08:31:26Z


kpiiaihpancornewscom — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan Nusa Tenggara Barat sebagai pusat produksi bawang putih nasional saat kunjungan kerja di Desa Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur, Senin (9/2), dalam rangka peluncuran kesiapan pengembangan komoditas tersebut menuju swasembada.


Ia menyebut kebutuhan lahan nasional untuk swasembada bawang putih sekitar 100 ribu hektare, dengan target penghentian impor dalam tiga hingga lima tahun ke depan.


“Target kita menghentikan impor dalam tiga sampai lima tahun. Untuk swasembada hanya perlu 100 ribu hektare secara nasional, dan NTB kita dorong mampu mengelola 25 ribu sampai 50 ribu hektare,” ujarnya.


Menurut dia, produktivitas bawang putih di NTB tergolong tinggi, rata-rata 20 ton per hektare bahkan ada yang mencapai 28 ton per hektare, dengan kualitas yang dinilai lebih baik dibanding produk impor.


“Kualitasnya sangat bagus, melampaui impor. Karena itu program ini kami pusatkan di sini,” katanya.


Kementerian Pertanian, lanjut dia, menyiapkan dukungan anggaran melalui APBN, termasuk pengadaan benih serta skema jaminan harga melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk melindungi petani saat panen.


“Negara akan menjamin. Kita siapkan HPP agar harga terjaga dan petani tidak merugi,” ujarnya.


Ketua KKN IAIH Pancor di Sembalun Bumbung Hananudin Asrori mengatakan kehadiran menteri pertanian memberi dorongan moral bagi petani setempat sekaligus membuka ruang keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan di lapangan.


“Kami berupaya menjadi jembatan implementatif agar program ini selaras dengan kebutuhan riil petani, terutama dalam pola tanam dan adopsi inovasi pertanian,” katanya. (Red.)

×
Berita Terbaru Update