Notification

×

Iklan

Iklan

Rektor IAIH Pancor Kunjungi Sekolah Darul Muslim Yala, Thailand: Tekankan Ilmu dan Adab

Selasa, 20 Januari 2026 | Januari 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-20T09:52:50Z


kpiiaihpancornews.com - Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA. melakukan kunjungan dakwah dan silaturahmi ke Sekolah Darul Muslim Nasa, Mayo, Provinsi Yala, Thailand. Kedatangan TGB disambut meriah oleh dewan guru dan para pelajar.


Sambutan resmi disampaikan oleh Mudir/Pimpinan Sekolah Darul Muslim, Babo Dr. Husain Male. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kunjungan TGB merupakan momen yang sangat berharga bagi keluarga besar Darul Muslim Yala Thailand. Menurutnya, perjalanan dakwah dan silaturahmi ini diharapkan menjadi amal jariyah yang membawa manfaat bagi umat.


“Kedatangan Bapak TGB adalah kesempatan besar dan berharga bagi kami. Kami berharap silaturahmi ini dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama antara Darul Muslim dengan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan IAIH Pancor,” ujar Babo Male (20/01/2026).


Selanjutnya tausiah yang disampaikan, Rektor IAIH Pancor Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA. menekankan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menegaskan bahwa menuntut ilmu dilakukan sejak buaian hingga liang lahat.


“Islam mewajibkan umatnya untuk terus belajar sepanjang hayat, sebagaimana pesan Nabi bahwa menuntut ilmu dimulai sejak buaian sampai liang lahat,” tutur TGB sekaligus sebagai Ketua Umum PB NWDI dan Ketua OIA Al-Azhar Indonesia.


Ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menghormati tiga figur “ayah” dalam kehidupan, yakni ayah kandung, ayah mertua, dan ayah yang mendidik atau guru. Menurutnya, menjaga adab kepada orang tua dan guru merupakan kunci keberhasilan, baik di dunia maupun di akhirat.


“Terdapat tiga figur ayah dalam kehidupan, yakni ayah kandung, ayah mertua, dan ayah yang mendidik atau guru. Menjaga adab kepada mereka merupakan kunci keberhasilan di dunia dan di akhirat,” sebutnya.


Selain itu, ia menegaskan bahwa menuntut ilmu membutuhkan kesabaran, karena kesabaran merupakan jalan menuju keberhasilan. Ia mencontohkan bagaimana Islam tersebar luas karena para sahabat Nabi memiliki kecintaan yang besar terhadap ilmu.


“Menuntut ilmu tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Kesabaran itulah yang akan mengantarkan seseorang pada keberhasilan. Sejarah membuktikan, Islam dapat tersebar luas karena para sahabat Nabi memiliki kecintaan yang besar terhadap ilmu dan kesungguhan dalam mempelajarinya,” katanya.


Di akhir tausiah, ia berpesan kepada para pelajar agar belajar dengan sungguh-sungguh serta terbuka mencari ilmu dari mana pun, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama. Ia juga berharap agar silaturahmi dan kerja sama antara NWDI dan IAIH Pancor dwngan Sekolah Darul Muslim Yala Thailand dapat terus berlanjut demi kemaslahatan umat.


“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan jangan pernah berhenti mencari ilmu dari mana pun, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama. Ilmu harus menjadi jalan pengabdian dan perbaikan umat. Saya berharap silaturahmi serta kerja sama antara NWDI dan IAIH Pancor dengan Sekolah Darul Muslim Yala Thailand dapat terus terjalin dan berkelanjutan, demi kemaslahatan umat di masa yang akan datang,” pungkasnya. (RED)

×
Berita Terbaru Update