Kpiiaihpancornewscom – Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tradisi akademik melalui penyelenggaraan Diskusi Akademik dan Bedah Buku yang digagas Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknik Komputer, di Aula Kampus Universitas Hamzanwadi. Kegiatan ini melibatkan seluruh HMPS di lingkungan Fakultas Teknik, Kamis (28/11/2025),
Ketua HMPS Teknik Komputer, Muhammad Azizi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan sebagai forum membaca, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kesadaran intelektual mahasiswa.
“Tujuan dari diskusi dan bedah buku ini, selain meningkatkan minat mahasiswa Fakultas Teknik terkait literasi, juga untuk mempererat silaturahim antar-ormawa se-Fakultas Teknik,” kata Azizi.
Azizi berharap kegiatan semacam ini dapat membentuk mahasiswa teknik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga kuat dalam literasi. Ia menegaskan penguatan literasi merupakan langkah strategis dalam membentuk mahasiswa yang mampu membaca fenomena sosial, memahami gagasan besar, dan berpikir reflektif.
Sementara itu, pemateri Lalu Muhammad Rezy Helfiandi menekankan bahwa forum literasi di Fakultas Teknik harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda rutin.
“Literasi adalah fondasi kemajuan. Melalui forum seperti ini, mahasiswa belajar melihat dunia lebih luas, memahami gagasan besar, dan menumbuhkan kepekaan terhadap realitas,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi HMPS Informatika, HMPS Teknik Komputer, HMPS Teknik Lingkungan, dan HMPS Sistem Informasi, menunjukkan bahwa literasi mampu mempersatukan mahasiswa lintas program studi.
Diskusi ini mengulas empat tokoh berpengaruh terhadap perkembangan pemikiran dan teknologi modern, yakni Nabi Muhammad, René Descartes, James Watt, dan Napoleon Bonaparte. Pendekatan ini memperkaya perspektif mahasiswa bahwa teknologi lahir dari sejarah dan pergulatan intelektual yang panjang, bukan dari ruang hampa.
Kegiatan perdana ini menjadi tonggak awal terciptanya ruang literasi yang inklusif, progresif, dan berbasis dialog bagi mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi. Diharapkan, forum ini dapat menumbuhkan budaya diskusi sehat dan memberdayakan pemikiran kritis mahasiswa, sehingga identitas intelektual mereka tetap terjaga.
